Showing posts with label Pilek. Show all posts
Showing posts with label Pilek. Show all posts

Friday, June 29, 2012

Berbagai Ramuan Penurun Panas, Batuk dan Pilek Pada Bayi


Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, lalu balurkan pada punggung sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk ramuan minum: air kelapa satu cangkir ditambah 1 sendok teh madu, aduk, lalu kukus. Setelah dingin, berikan pada anak sebanyak 3 sendok teh setiap 2 jam sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8 bulan, cukup dengan pemberian ASI atau ibunya yang minum ramuan tersebut.

Pada anak yang agak besar, gunakan ramuan minum berupa air kunyit dan madu. Setengah sampai satu ruas jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dikerik kulitnya, diparut, lalu diberi air matang 1/2 cangkir, peras, kemudian diendapkan. Campur bagian air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan 1 butir kuning telur dan 1 sendok makan madu, kemudian disuapkan pada anak. Ramuan ini bisa untuk penurun panas seperti pada sakit cacar air, flu, atau apa saja.

Tuesday, September 29, 2009

Amis-amisan (abituouttuynia cordata Thunb)

Scientific classification
Kingdom: Plantae
(unranked): Angiosperms
(unranked): Magnoliids
Order: Piperales
Family: Saururaceae
Genus: Houttuynia
Thunb.
Species: H. cordata
Binomial name
Houttuynia cordata
Thunb.

Usage
:

Culinary use

Grown as a leaf vegetable, particularly in Vietnam, where it is called gi?p c� or di?p c� and is used as a fresh herbal garnish. The leaf has an unusual taste that is often described as fishy (earning it the nickname "fish mint"), so it is not enjoyed as universally as basil, mint, or other more commonly used herbs.

In the southwestern Chinese provinces of Yunnan, Guizhou, and Sichuan, roots are used as a root vegetable. English names include heartleaf, lizardtail, and fishwort.

Medicinal use
Houttuynia is also used in herbal medicine. The beverage dokudami cha (Japanese: ?????; literally "Houttuynia cordata tea") is an infusion made from Houttuynia cordata leaves, Oolong tea leaves, and Job's Tears.

Habitus:
Terna, menahun, melata atau tegak, tinggi 20-90 cm
Batang: Bulat, bergerigi, beruas-ruas, dari ruas yang menempel tanah keluar akar, warna hijau keunguan

Daun:
Tunggal, dengan daun penumpu berbentuk segitiga, tangkai silindris, panjang 4-7 cm, bentuk jantung, ujung runcing, pangkal bertoreh membulat, pertulangan bentuk jala, permukaan kasar, warna hijau atau hijau keunguan

Bunga:
Tunggal, di ketiak daun atau di ujung cabang, berkelamin ganda, tanpa kelopak bunga, benang sari dan putik banyak, tersusun dalam bongkol, benang sari 3, kepala sari bersusun 3, putik 3, bentuk jarum, putih, mahkota berlepasan, 4 helai, bentuk oval, ujung membulat, pangkal runcing, panjang 0,5-1 cm, halus putih

Buah:
Bulat telur, lurus, panjang 2-3 mm, hijau

Biji: Bulat kecil, hitam
Akar: Serabut, coklat kotor

Ekologi dan Penyebaran
Merupakan tumbuhan liar di tepi-tepi rawa, hutan-hutan basah atau di tepi sungai, pada ketinggian 100 m sampai 900 m di atas permukaan laut. Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah berpasir yang ringan sampai tanah berat berliat. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat bulan September-November.
Khasiat

Amis-amisan berkhasiat sebagai obat pilek, anti-asma, anti-bakteri dan anti-radang. Sebagai anti-asma, seluruh bagian tanaman amis-amisan separ sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus. dilakukan sehari 2-3 kali. Sedangkan untuk obat pilek, daun amis-amisan segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 rnenit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

sumber :
http://tanamanobat.org/
http://en.wikipedia.org/wiki/Houttuynia